Sunday, July 30, 2006

Biarkan Aku Jadi Milik-Mu

Kurangkai tasbih pengharapan
Mengucurkan doa dalam zikir
membungkus gelap malam
di hening tahajjud dan istighfar
Ya Allah... jadikan aku kekasih-Mu!

Biarkan Aku Jadi Milik-Mu, giliran tulisan Gola Gong yg Hnim baca pekan ini utk referensi kategori novel. Unik, menarik dan sarat dengan makna (kali pertama Hnim baca fiksi trus netes deh air mata inih)
Keikhlasan dan kepasrahan seorang hamba thdp Allah-Sang Maha Pencipta.
Seorang perempuan cantik nan teduh akhlaknya bernama Anah yg tegar dlm menghadapai berbagai permasalahan yg pelik tak membuatnya gentar dan putus asa. Pengharapan pada Sang Khalik memapahnya di jalanan yang berliku untuk tetap tegar dan terus berjuang dalam kemelut rumah tangga yang dihadapinya.
Adalah Bashir, seorang pemuda yang dicintai Anah namun kini harus menjadi adik iparnya. Hakim, adalah nama yang terukir utk menjadi suami Anah, walau tanpa sepengetahuan Anah ternyata Hakim telah memiliki istri dan seorang anak di negeri tetangga. Bukanlah pengecut, namun semua itu dilakukan Hakim hanya utk melepas ayahanda tenang dalam sakaratul mautnya. Adalah Hakim yang menghargai Anah dengan tetap menjaga kesuciannya meski Anah telah resmi menjadi istrinya.
Namlok dan Siti Aisyah, nama yang lain muncul di kehidupan mereka berdua. Namlok, sosok wanita yang tak kalah mulia dengan Anah. Sungguh beruntungnya Hakim yang berkesempatan memiliki kedua istri yang memasrahkan hidupnya hanya kpd Allah subhanahu wa ta'ala.

Suka dan duka biasa bagi hamba beriman
Dijadikannya suka karunia Ilahi
Sedangkan duka cobaan sementara
Suka duka selalu ada dalam kehidupan
Dengan doa pada-Nya bahagia kan tiba!

 0 Comments:

Post a Comment

<< Home